Menu

Rabu, 27 Juni 2012

Doa yang Tidak didengar

Ada satu doa nabi Muhammad saw. yang amat indah. "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan dari nafsu yang tidak pernah kenyang, serta dari doa yang tidak lagi didengar". (Hadis Jami'us Shaghir). Hadis ini mengupas tuntas empat pangkal masalah utama manusia. Masalah yang pertama dan utama adalah jika hatinya sudah tidak bisa lagi khusyuk sehingga tak ada lagi rasa takut kepada Allah swt. Maka itu, amal ibadahnya menjadi rutinitas yang menjemukan dan kering tanpa kenikmatan ibadah. 
Jika kondisi ini sudah menguasainya, ia akan dikenai penyakit berikutnya, yaitu ilmunya tidak lagi bermanfaat bagi akhirat. Semua cara akan dikerahkan untuk menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya, yakni dunia semata. 
Lalu, jika ia sudah dihinggapi penyakit kedua tersebut, jika dibiarkan, ia akan melangkah pada stadium ketiga, yaitu nafsu yang tidak akan kenyang, tak pernah mengenal puas, apapun akan diterabas demi memuaskan keinginan hawa nafsunya. 
Dan jika ia telah mengalami tingkat ini, ia akan terkena stadium tingkat akhir yang mematikan, yakni doanya tak lagi didengar oleh Allah. Jika ini yang terjadi, mau tinggal dimana lagi kita ini. Bumi mana yang akan kita injak, langit mana tempat kita berteduh, jika doa kita sudah tidak lagi didengar oleh Allah swt.?
Maka dari itu, kita harus bertaubat, selalu merasa takut kepada Allah swt. dari kemaksiatan. Jika beribadah, lakukanlah dengan khusyuk, teteskan air mata saat menghadap Allah, karena dari-Nya kita berasal, kepada-Nya kita kembali. Kita berharap, ilmu yang dimiliki dapat menjadi cahaya yang selalu menuntun kita pada kebenaran, menjauhi kemaksiatan dan kemungkaran, agar doa kita layak didengar dan dikabulkan oleh Allah swt.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar